Oct
02
2009
0

My Novel This Year… The Necklace (kalung)

Waahhh  hepi n puass banget rasanya bisa menyelesaikan novelku yg ini dalam waktu cepat….  ( ini yg pertama bisa selese dg mudah…. laennya masi ngantri di waiting list).

Novel ini tentang seorang laki2 yang kehilangan kekasihnya dalam sebuah kecelakaan pesawat terbang. Setelah sepuluh tahun, tiba-tiba muncul berita yang memuat gambar kalung yang ia berikan pada kekasihnya sebelum pergi dan tak pernah kembali……

Ringkasan:

Sambil berjingkat-jingkat Baby melangkahkan kakinya ke sebuah ruangan yang belum pernah ia masuki sebelumnya. Ia berupaya menahan rasa khawatir yang seakan mengejar dan mengikutiya kemanapun ia pergi. Sekali sekali ia menengok ke belakang dan menyebarkan pandangan ke seluruh ruangan untuk memastikan bahwa tidak ada yang melihat kehadirannya di tempat itu. Sepi dan sunyi. Namun ia belum merasa tenang. Sekali lagi ia mengamati setiap sudut dan berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa tidak ada makhluk lain yang ada di situ. Tidak ada lagi yang patut dicurigai. Ruangan bercat putih ini berbentuk persegi panjang dan tidak begitu luas. Di dalamnya berisi beberapa meja putih panjang berjajar yang merapat ke dinding dengan lampu gantung besar di atasnya. Sekilas seperti meja operasi. Lalu di sisi yang lain terdapat  beberapa rak kecil-kecil yang menempel di tembok. Di dalam rak-rak tersebut berjejer botol botol kaca dengan berbagai ukuran. Botol-botol itu berisi cairan bening dengan berbagai benda kecil melayang di dalamnya. Kakinya melangkah mendekati tempat itu. Ya ampun….! Spontan Baby menutup mulut dengan kedua tangannya. Sorot kengerian jelas tergambar di kedua bola matanya. Baby menapak mundur beberapa langkah. Berbagai benda yang melayang di dalam botol-botol berisi cairan itu tidak hanya membuatnya mual dan ingin muntah, tapi juga menimbulkan rasa takut dan ngeri luar biasa yang tiba-tiba meneror pikirannya. Tubuhnya gemetar. Dadanya berdebar kencang. Ia juga merasa kepalanya sedikit berputar.   

 

            “Pyar!”  Tiba-tiba salah satu botol yang ada di rak itu pecah dan menumpahkan seluruh isinya ke lantai. Salah satunya menggelinding dan mendarat persis di depan kakinya. Sebuah bola mata! Baby terpekik kaget. Makin erat Ia membungkam mulutnya agar tidak mengeluarkan suara.  Diantara kepanikan yang mencekam ia terus melangkah mundur menjauhi sudut itu.

Written by angel1 in: NOVEL |

Powered by WordPress | Angel's Theme